Sabtu, 18 Agustus 2012

Menanam Cabai


Sang Buddha guru kita berkata bahwa segala sesuatu
berjalan sebagaimana adanya mereka. Jika kita melekat
pada usaha kita dalam latihan, kita tidak dapat
mengendalikan apakah latihan kita akan berjalan cepat
atau lambat. Sama seperti menanam sebuah pohon
cabai. Pohon tersebut tahu apa yang dilakukannya.
Jika kita menginginkannya tumbuh cepat, kita harus
tahu bahwa itu hanyalah suatu khayalan saja. Jika
kita menginginkannya tumbuh lambat, kita harus tahu
bahwa itu hanyalah suatu khayalan saja. Hanya ketika
kita benar-benar menanam pohon cabai tersebut maka
kita akan memperoleh buah yang kita inginkan.
Ketika kita menanam sebuah pohon cabai, tugas kita adalah menggali sebuah lubang, memberikan pohon tersebut air, memberikan pupuk, menjauhkan serangga
darinya. Hanya itu saja. Hanya itu yang tergantung pada kita, tergantung pada pendirian kita. Sedangkan mengenai apakah buah cabainya akan muncul atau tidak, itu tergantung pada pohonnya. Hal tersebut tidak tergantung pada kita. Kita tidak dapat menarik pohon tersebut untuk membuatnya tumbuh.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar